Suatu hari, aku memutuskan untuk berhenti menulis di blog jika yang kutulis hanya sesuatu yang menebarkan energi negatif. Tapi setelah itu ternyata aku tidak menulis apa-apa. Aku seperti melupakan bagaimana caranya menangkap momen senang atau bahagia. Apakah hatiku menjadi terlalu keruh hingga tidak bisa lagi menyadari hal-hal kecil yang menyenangkan?
Oh ya, kuliahku sudah selesai. Setelah ini adalah petualangan yang baru. Ternyata fase ini sudah selesai dan aku harus bergerak ke fase berikutnya, seperti orang-orang lainnya. Aku kadang takut dengan masa depan, tapi seperti kata seseorang, "tidak ada yang benar-benar siap dengan masa depan, yang ada hanya orang-orang yang mau terus belajar dan melangkah." Hah, bahkan kalimatnya masih kuingat jelas, padahal sebentar lagi aku akan meninggalkan kota ini.
Orang yang berkata tidak punya rencana hidup lama itu ternyata lebih punya pikiran positif daripada aku. Sampai sekarang, aku tetap kagum, tapi belum bisa menjalani kehidupan dengan pikiran yang baik sepertinya. Aku harap suatu hari aku bisa melakukannya.
Kakakku bulan depan menikah, kurang dari tiga minggu dari sekarang. Aku lega ia akhirnya menemukan seseorang. Dia pun memulai fase baru, ya. Semoga hidup selalu berbaik hati padanya.
Temanku juga menikah bulan depan. Pasangan yang tidak pernah kuduga karena aku mengenal keduanya dan melihat interaksi mereka di ruang publik. Pihak perempuan dengan senang hati bercerita padaku tentang bagaimana mereka bertemu dan memutuskan untuk menikah. Aku melongo, terharu, dan takjub ternyata ada cinta yang baik seperti itu.
0 komentar:
Posting Komentar